Knowledge article

Memahami Jenis-Jenis Report di Keloola Accounting

Read the full article, jump between sections, and export a clean copy when needed.

Accounting 19 on-page sections 5 related articles
  1. Knowledge Base
  2. Keloola Accounting
  3. Accounting

Article content

Memahami Jenis-Jenis Report di Keloola Accounting

Memahami Jenis-Jenis Report di Keloola Accounting


Ringkasan

Artikel ini membantu Anda memahami fungsi dan kegunaan masing-masing laporan (report) di Keloola Accounting agar dapat digunakan untuk analisis keuangan dan pengambilan keputusan bisnis.


Kapan Artikel Ini Digunakan

Gunakan panduan ini ketika Anda ingin:

  • Memahami arti dan fungsi setiap report

  • Menentukan report yang tepat untuk kebutuhan analisis

  • Membaca data keuangan dengan lebih baik


Prasyarat

  • Sudah login ke Keloola Accounting

  • Memiliki akses ke menu Reports


Penjelasan Masing-Masing Report

1. General Ledger (Buku Besar)

Digunakan untuk melihat semua transaksi keuangan secara detail per akun.

Kegunaan:

  • Audit transaksi

  • Melacak sumber perubahan saldo

  • Mengetahui detail debit & kredit


2. Balance Sheet (Neraca)

Menampilkan posisi keuangan perusahaan pada satu waktu tertentu.

Isi utama:

  • Aset (harta)

  • Liabilitas (hutang)

  • Ekuitas (modal)

Kegunaan:

  • Mengetahui kesehatan finansial perusahaan

  • Melihat keseimbangan antara aset dan kewajiban


3. Profit and Loss (Laba Rugi)

Menampilkan keuntungan atau kerugian dalam periode tertentu.

Isi utama:

  • Pendapatan

  • Beban

Kegunaan:

  • Menilai performa bisnis

  • Mengetahui apakah bisnis untung atau rugi


4. Cashflow (Arus Kas)

Menampilkan aliran uang masuk dan keluar.

Kegunaan:

  • Memastikan cash flow sehat

  • Mengetahui kemampuan bayar operasional


5. Trial Balance (Neraca Saldo)

Menampilkan ringkasan saldo semua akun.

Kegunaan:

  • Validasi keseimbangan debit & kredit

  • Dasar sebelum pembuatan laporan keuangan


6. Journal (Jurnal)

Menampilkan catatan transaksi harian.

Kegunaan:

  • Melihat aktivitas transaksi secara kronologis

  • Menelusuri transaksi tertentu


7. Expense Details (Detail Pengeluaran)

Menampilkan rincian biaya yang dikeluarkan perusahaan.

Kegunaan:

  • Kontrol pengeluaran

  • Analisis biaya operasional


8. Aged Payable (Umur Hutang)

Menampilkan daftar hutang berdasarkan jatuh tempo.

Kategori biasanya:

  • Belum jatuh tempo

  • Sudah jatuh tempo

Kegunaan:

  • Mengatur pembayaran ke vendor

  • Menghindari keterlambatan pembayaran


9. Aged Receivable (Umur Piutang)

Menampilkan piutang pelanggan berdasarkan umur.

Kegunaan:

  • Memantau tagihan yang belum dibayar

  • Mengelola penagihan


10. Customer Balance

Menampilkan total piutang per pelanggan.

Kegunaan:

  • Mengetahui siapa yang masih berhutang

  • Evaluasi pelanggan


11. Vendor Balance

Menampilkan total hutang per vendor/supplier.

Kegunaan:

  • Mengetahui kewajiban ke supplier

  • Mengatur prioritas pembayaran


12. Product Stock Summary

Menampilkan ringkasan stok produk dan pergerakannya.

Isi utama:

  • Stok awal

  • Barang masuk

  • Barang keluar

  • Stok akhir

Kegunaan:

  • Kontrol inventory

  • Menghindari kehabisan stok


Hasil yang Diharapkan

  • Pengguna memahami fungsi tiap report

  • Dapat memilih report sesuai kebutuhan

  • Mampu membaca kondisi keuangan bisnis dengan lebih tepat


Troubleshooting

  • Bingung memilih report
    Gunakan panduan fungsi di atas sesuai kebutuhan (keuangan, kas, hutang, dll)

  • Data terlihat tidak sesuai
    Periksa periode atau transaksi yang sudah diinput