Knowledge article

Memahami Perbedaan Keloola File dan Keloola Accounting Saat Login Awal

Read the full article, jump between sections, and export a clean copy when needed.

File 13 on-page sections 5 related articles
  1. Knowledge Base
  2. Keloola File
  3. File

Article content

Memahami Perbedaan Keloola File dan Keloola Accounting Saat Login Awal

Memahami Perbedaan Keloola File dan Keloola Accounting Saat Login Awal


Ringkasan

Saat pertama kali login ke Keloola, pengguna akan melihat dua aplikasi utama, yaitu Keloola File dan Keloola Accounting.

Keloola Accounting digunakan untuk mencatat dan mengelola transaksi bisnis, sedangkan Keloola File digunakan untuk menyimpan, mengelola, dan mengimpor dokumen pendukung transaksi secara terpusat.


Kapan Artikel Ini Digunakan

Gunakan artikel ini ketika pengguna ingin memahami fungsi Keloola File, terutama untuk menyimpan attachment dari Keloola Accounting atau mengimpor bukti transaksi agar mudah diakses oleh tim admin.


Prasyarat

  • Sudah memiliki akun Keloola

  • Sudah berhasil login ke dashboard utama Keloola


Penjelasan Keloola Accounting

Keloola Accounting digunakan untuk aktivitas operasional dan pencatatan keuangan bisnis.

Contoh aktivitas di Keloola Accounting:

  • Membuat sales invoice

  • Membuat purchase invoice

  • Mencatat pembayaran

  • Mengelola customer dan vendor

  • Mengelola jurnal

  • Melihat laporan keuangan


Penjelasan Keloola File

Keloola File digunakan untuk menyimpan dan mengelola dokumen bisnis secara terpusat.

Dokumen yang dapat disimpan di Keloola File antara lain:

  • Bukti transfer

  • Invoice vendor

  • Purchase invoice

  • Bukti pembayaran

  • Bukti transaksi lainnya

Selain menyimpan attachment dari Keloola Accounting, klien juga dapat mengimpor semua bukti transaksi langsung ke Keloola File. Dengan begitu, tim admin dapat lebih mudah melihat, mencari, dan mengelola file transaksi.


Hubungan Keloola Accounting dan Keloola File

Keloola Accounting digunakan untuk mencatat transaksi, sedangkan Keloola File digunakan untuk menyimpan dokumen pendukung transaksi.

Contoh:

  • Transaksi dibuat di Keloola Accounting

  • Bukti transfer atau invoice vendor disimpan di Keloola File

  • Tim admin dapat membuka Keloola File untuk melihat dokumen transaksi yang dibutuhkan


Cara Membuka Keloola File

  1. Login ke dashboard Keloola.

  2. Cari aplikasi “Keloola File”.

  3. Klik tombol “Launch App”.

  4. Sistem akan membuka halaman Keloola File.

  5. Gunakan Keloola File untuk melihat, menyimpan, atau mengimpor bukti transaksi.


Hasil yang Diharapkan

  • Pengguna memahami fungsi Keloola File dan Keloola Accounting

  • Dokumen transaksi tersimpan lebih rapi dan terpusat

  • Tim admin lebih mudah melihat dan mencari bukti transaksi


Troubleshooting

Keloola File tidak bisa dibuka

Pastikan akun aktif dan koneksi internet stabil.

File transaksi tidak ditemukan

Pastikan file sudah di-upload atau diimpor ke Keloola File.

Bingung memilih aplikasi

Gunakan Keloola Accounting untuk mencatat transaksi dan Keloola File untuk menyimpan dokumen pendukung.